Personal and Lifestyle Blog by Rahma

Diary Rahma: Pindah dari Wordpress self-hosted ke Blogspot

Friday, June 30, 2017
ananrahma.com

Saat ini sebagai seorang blogger pemula, aku mulai masuk ke tahap "coba-coba sambil menghabiskan duit". Bukan karena sudah banyak duitnya, lebih ke ingin mencoba saja. Kenapa sih orang-orang mesti keluar duit buat bikin blog, kan yang gratisan banyak?

Salah satu yang pertama kali bikin aku penasaran adalah dengan domain berbayar (TLD). Mengubah domain .blogspot atau .wordpress dengan .com atau .id etc. Maka sejak tahun kemarin pun, aku coba TLD. Hasilnya hingga saat ini tidak mengecewakan. Terbukti setelah berubah ke TLD, rahmaediary.com sudah mulai banyak sponsornya. Hehe. . .

Kemudian aku tertarik juga untuk mencicipi wordpress berbayar. Aku pilih wordpress self-hosted karena katanya menurut orang-orang itu lebih baik. Sudah baca banyak artikel tentang kelebihan self-hosted yang membuat iman lemah. Pokoknya harus coba! Mereka bilang self-hosted itu lebih mantap dan terlihat lebih professional.

Oke, aku mencoba wordpress self-hosted pada bulan April. Pada saat itu aku benar-benar memuja wordpress. Tampilannya bagus dan rapih, SEO Friendly juga. Namun aku berhenti menggunakannya dan beralih kembali ke blogspot. Kenapa?


Malapetaka datang

Memang benar tampilan lebih profesional. Pembuatannya pun lebih mahal dibandingkan dengan TLD blogger. Maklum lah, selain beli domain kita juga sewa hosting. Hanya saja, masalahnya ada di pengaturan cpanel yang membuat pemula gaptek kaya aku menyerah.

Aku menyewa hosting paling murah dengan disk space 100mb saja. Sekarang baru tahu space segitu kecil banget. Ketahuan kecil karena baru juga diinstall 4 plugin, disk sudah terisi 75%. Kalau ingin tambah, ya tambah duit lagi. Mahale. Menurutku.

Itu bukan masalah utama yang bikin aku pindah ke blogspot. Saat ada update wordpress (otomatis di softaculous) eh ternyata sisa space di disk kurang. Disknya langsung penuh dan otomatis blog tidak bisa diakses. Aku bingung. Ya sudah kalau penuh berarti filenya harus dibuang.

Entah file apa yang aku buang, langsung saja aku hapus file yang ada di folder backup dan update (kalau gak salah). Tadaaaa . . . hasilnya disk kembali seperti semula. Begonya, blog tidak bisa dibuka. HAHAHA ada file penting yang terhapus.

Blog hanya memunculkan tulisan "this web can't handle the request. HTTP error 500". Kemudian aku cari solusinya di mbah Google. Banyak kemungkinan kenapa tulisan itu muncul. Lantas aku coba satu per satu tutorial solusi untuk HTTP error 500 itu. Hasilnya? Gak ada hasilnya. Blog masih eror.

Aku juga open ticket di tempat sewa hostingnya. Hasilnya? Gak ada balasan. Ya sudah lah, aku lagi malas menunggu. So, tanpa pikir panjang lagi, aku cancel sewa hostingnya dan bikin lagi blog baru di blogspot dengan domain ananrahma.com ini. Halah duit 160rb melayang.

Cara balikan lagi dengan blogspot ini sama saja dengan membuat domain TLD di blogspot. Pertama, aku batalkan sewa hostingnya. Kedua ikuti cara-cara membuat domain TLD seperti di artikel berikut, Cara Custom Domain Blogger.

Dari kejadian ini, dapat diambil kesimpulan mungkin memang aku berjodohnya dengan blogspot yang sederhana ini. Kagak ngertilah dengan istilah-istilah di dunia jaringan. Ditambah lagi karena teman belajar hanya mbah Google seorang, ketika mengalami kesulitan bikin aku menyerah.

Sekian sedikit kisah tentang dunia blogging. Bisa dijadikan pelajaran supaya lebih berhati-hati kalau mau ngehapus file hehehe. . .
16 comments on "Diary Rahma: Pindah dari Wordpress self-hosted ke Blogspot"

  1. Bener mba, aku juga kesulitan pakai wordpress, jadinya pindah blogspot. Tapi masih pake gratisan, belum berbayar. Blogspot lebih mudah dioperasikan ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. blogspot memang tepat untuk sekedar ngeblog saja :D

      Delete
  2. itulah saya jadi takut utak atik blog mba, takutnya gak bisa balikin seperti semula, apalagi kalau berbayar duh takut ngebuang duit hehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener. kalau duit pas-pasan jangan coba-coba yang berbayar mahal deh, agak ngenes aku. . . T_T

      Delete
  3. Aku juga pake blogspot mba. Akses nya lebih mudah dan enak untuk posting. Meskipun masih gratisan dan belum berbayar. Aku lebih cinta pada blogspot dibandingkan dengan wordpress. Buat yang masih pemula jangan coba2 menggunakan wordpress.

    nurazizahkim.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau wordpress gratisan-nya lebih mending mbak, walaupun fitur agak minim dibandingkan blogspot. Masih bisa aku handle sendiri. Cuma gak bisa diutak atik saja templatenya T_T gak bisa dipasang ini itu.

      Delete
  4. Hihihi duuh aku juga pemakai WP self hosted nih mba.. Tp jujurnya akupun sama gapteknya kayak kamu. Malah lbh parah, krn g ngerti blassss.. Lah blog ini yg bikin sama maintenance, trs yg ingetin bayar fee tahunannya itu web designernya :D. Jd aku sewa orang utk bikinin dulu, tp dia aku minta juga utk urusin semua masalah maintenance dan aneka printilan. Juga kalo aku mau tambah space ato mau ubah model2, dia juga :p. Memang sih jd mahal bgt.. Tp yo wislah.. Aku ora mudeng blas, kecuali update tulisannya ama publish, itu thok yg aku tau :p hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga tadinya mau bayar orang saja buat urusan teknis blog. Sayangnya aku gak ada duit mbak HAHAHAHA xD

      Delete
  5. aku pemakai ketiganya mba, blogspot, wp.org, dan wp.com. kalau yang mba maksud itu wp.org (self-hosted), memang ribet, tapi keuntungannya ya lebih mandiri tidak terikat aturan pengembang. krn bila ada di blogspot, semua milik dan aturan blogspot, demikian juga di wordpress.com. bila ketahuan melanggar TOS, mereka bisa sewaktu2 mendelete blog kita dan kita tdk bisa protes krn cuma nebeng. kalau tanpa embel-embel dot, cuma untuk nulis suka-suka saja, aku lebih suka wordpress karena komunitas dan fitur notifikasinya asyik

    ReplyDelete
  6. Wahhh ternyata seribettttt itu ya mba. Saya batu baru banget belajar nulis n ngeblog trnyata ngeblog itu bukan cuma belajar nulis tp harus melek teknologi ya. Smpet bkin aq stres jg di awal. Mksh reviewnya ya dpt ilmu 😃

    ReplyDelete
  7. Saya awalnya pakai blogspot as newbie, terus sekarang pindah pakai wordpress.com dan ternyata nggak bisa pasanga affiliate banner. Cuma katanya wordpress lebih SEO friendly. Saya jadi galau, haruskah kembali ke blogspot demi monetisasi? :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau aku sih, dr segi monetisasi pilih blogspot. SEO mah blogspot juga bisa diusahakan. Kecuali sudah pakai wordpress.com yg berbayar, mending wordpress.

      Delete
  8. Kemarin aku pakai blogspot, dua bulan fakum trus mau ngeblog lagi nggak tau kenapa selalu error dan apa yang aku posting nggak lama hilang, berjuang kesana kemari nyari tau akhirnya pasrah dan mutusin buat pindah k wordpress dan mutusin lagi untuk beli domain lewat wordpressnya langsung. Sekarang nyesal karena apa-apa bayar dan juga disk spacenya yang terbatas. Mau balik k blogspot katanya mesti nunggu 2 bulan setelah awal pendaftaran.. apa bener yah kaya gitu? atau mungkin ada cara lain? Sedih bgt karna ngerasa nggak sebebas di blogspot kemarin T_T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau aku. begitu daftar di blogspot langsung bisa bikin blog, ngepost dan bisa ganti jadi TLD.

      Delete
    2. Saran saya, untuk domain wordpress bisa di rumahweb.com, lalu di wordpress tinggal mapping domain. Bayar juga sih, tapi lebih murah. Untuk blogspot, mungkin bisa coba daftar baru lagi? Saya juga pernah pakai blogspot tapi tidak pernah ada kendala berarti sih.

      Delete
    3. Pengalaman wordpress self hosted di atas, sewa hostingnya aku pakai rumahweb. . .hehe

      Delete

Terima kasih sudah berkomentar. Tidak ada link hidup di dalam kolom, ya. Tulis alamat blog di URL/Name, bukan url artikel. Keep blogging, keep writing! :D