Personal and Lifestyle Blog by Rahma

Perbedaan Sponsored Post dan Article Placement

Friday, September 1, 2017
job untuk blogger

Dari sekian banyak tawaran job untuk blogger, ada dua yang paling sering aku dapat, yaitu sponsored post dan article placement. Keduanya mirip tapi ternyata beda. Aku juga baru tahu pas kemarin ditanyain tentang rate card dua kerja sama itu. Aku salah mengartikan sponsored post dengan article placement.


Sponsored Post
Sebuah tulisan yang ada sponsornya hehehe. Jadi di sini biasanya ada suatu brand yang meminta blogger untuk mempromosikan produknya lewat tulisan yang dibuat oleh si blogger sendiri. Kadang pihak agency/brand membebaskan tema tulisan seperti apa, yang penting ada penyebutan kelebihan produk sponsor. Nah, karena artikel dibuat oleh blogger sendiri, maka rate card-nya agak tinggi.

Menurutku rate card dalam sponsored post tidak dititikberatkan pada nilai DA/PA blog. Kalau yang menulis memang sudah terkenal, walaupun DA/PA blog biasa aja, bayarannya akan tetap tinggi. Ini jenis job yang sangat bergantung pada kepopuleran si blogger. Ya, mirip endorsement gitu ya.

Aku pernah gak sengaja melihat bayaran seorang blogger untuk sponsored post. Dengan DA/PA 22/30 bayarannya sampai Rp. 350.000,-. Lumayan kan? Apalagi kalau bloggernya sudah banyak dikenal di banyak komunitas. Bisa lebih tinggi lagi, kali ya?

Article Placement
Penempatan artikel, artinya artikel sudah disediakan, pemilik blog tinggal mempublikasikan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Tujuannya titip link saja, untuk menambah popularitas halaman mereka di mbah Google. Biasanya mereka akan memiliki kententuan seperti ini "link do follow, permanen" atau "artikel tidak boleh dihapus selamanya/kurun waktu tertentu.".

Penawaran seperti ini lebih mudah. Blogger tidak perlu repot-repot menulis artikel. Jadi, bayarannya akan lebih rendah dibandingkan sponsored post dan biasanya ditentukan berdasarkan DA/PA. Itu dikarenakan tujuan utamanya adalah titip link. Semakin tinggi DA/PA blog, semakin bagus kualitas backlink yang dihasilkan, dan semakin tinggi juga bayarannya.

Aku pernah lihat, ada agency yang menawarakan rate card untuk penempatan artikel sebagai berikut:

DA 5-20  : 100k
DA 21-30: 150k
DA 31-40: 200k
DA 41-50: 250k
DA 50+   : 300k 

Pembayaran di atas itu sebenarnya bukan standar resmi. Setiap agensi atau blogger punya hitungan sendiri. Kadang ada yang pakai kalkulator pengiklanan daring. Ada juga yang pakai rumus seperti ini:
# of page views + # of twitter followers ÷ page rank # x $ .01 ÷ 2 = your approximate sponsored post rate. - babble.com
Nah, kelihatan kan sekarang bedanya sponsored post dan article placement? Dari pembuatan artikel, di sponsored post artikel kita yang buat, sedangkan article placement artikel sudah dibuatkan. Dari harga, sponsored post umumnya memiliki harga lebih tinggi sedangkan article placement sangat bergantung pada kualitas blog.

Masalah penentuan rate card
Berdasarkan pengalaman, aku gak pakai rumus-rumus kayak di atas dan agensi biasanya sudah menawarkan bayaran duluan. Tinggal nego. Kalau tidak ditawarkan harganya, kadang aku patok bayaran pakai hati, segimana susahnya membuat artikel. Kadang juga diganti dengan barang. It's okay.

Berhubung aku juga bukan orang terkenal jadi DA/PA blog sangat berpengaruh. Ketika dulu angkanya masih kecil, aku gak berani pasang di atas Rp. 75.000,-. Sekarang DA/PA sudah lumayan tinggi, ya boleh dong naik dikit.

Pas kemarin aku bilang rate card naik untuk article placement, agensi-nya bilang "kalau untuk sponsored post masih tetap dong?". Baru deh, sadar, oh sponsored post sama article placement beda ya? hehehe. Dasar bocah! Maafkan aku, Mas. Baru jadi blogger soalnya.

Lagian, seharusnya si agensi punya perhitungan juga. Kalau penempatan artikel saja yang gampang, tarifnya naik, apalagi sponsored post yang artikelnya kita bikin sendiri. Sekarang aku bingung balasnya gimana hahaha. . . Ralat Mas, yang naik itu sponsored post.

Okay, bagaimana pengalaman teman-teman seputar tawaran job untuk blogger? Adakah pengalaman kocak dan memalukan lainnya? 
Baca juga: 

5 comments on "Perbedaan Sponsored Post dan Article Placement"
  1. aku masih maju mundur nulisnnya gak di post post

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin setelah revisi banyak, foto oke, konten bagus, akan ada suatu waktu percaya diri muncul mempublikasikan postingan di blog :) awal menulis, aku juga malu. . . =___=

      Delete
  2. belum pernah dapet, hihihi... thank buat infonya yaa, jadi ngerti bedanya ^^

    ReplyDelete
  3. Nice info kak. Aku belum pernah dapat sih article placement, biasanya cuma ikut daftar kalau ada brand yang mau produknya di review dan gak nentuin rate card -.-
    www.pesonacleopatra.com

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkomentar. Tidak ada link hidup di dalam kolom, ya. Tulis alamat blog di URL/Name, bukan url artikel. Keep blogging, keep writing! :D