Personal and Lifestyle Blog by Rahma

Pertama Kali Menjadi Presenter di Seminar Internasional

Tuesday, October 17, 2017

mengikuti seminar internasional

Di kampusku, setiap mahasiswa yang akan mengajukan proposal penelitian wajib memiliki sertifikat presenter di seminar internasional. Ini sudah diberitahukan berulang kali sejak awal perkuliahan. Membuatku ciut sih. Yang aku bayangkan, nanti harus menyajikan hasil penelitian di hadapan ratusan orang di sebuah aula seminar. Minggu kemarin, aku baru mengikuti satu seminar internasional dan rasanya ingin menertawakan bayangan itu.

Didesak oleh satu teman, "ayo Ma, ikut aja Ma. Biar nanti di semester selanjutnya kamu gak sibuk ngurus-ngurus persyaratan. Cuma tampil 10-15 menit kok. Mirip kayak presentasi kelas. Hajar aja." Dan aku pun terlena dengan provokasinya. Selain itu juga, aku berani melangkah karena ada teman seangkatan yang menemani 😁

Jadi, ini lah poin yang perlu kalian ketahui mengenai seorang penyaji di sebuah seminar.

1. Bayarnya lebih mahal dibanding peserta biasa
Kita bahas dari masalah duit dulu ya. Peserta dan penyaji memiliki biaya yang berbeda karena nilai sertifikatnya pun berbeda. Seperti yang aku katakan di atas, sertifikat penyaji di beberapa kampus dijadikan sarat akademis.

Bayarnya ada yang pakai rupiah ada juga yang pakai dollar. Namanya juga seminar internasional, mahal lah. . . aku bayar setengah juta kemarin. Yang lebih dari itu banyak 😁

2. Proses penerimaan makalah
Ketika ingin ikut seminar, kita tidak serta merta bisa langsung mengirimkan makalah. Pertama, mengirimkan abstrak penelitian terlebih dahulu untuk di-review. Setelah lolos review, kita bayar. Kemudian ada waktu yang ditetapkan oleh panitia untuk pengiriman makalah. Ingat makalahnya harus sesuai format yang diberikan ya.

3. Acara dilangsungkan dua hari
Biasanya durasi acara selama dua hari. Hari pertama berlangsung di tempat yang lumayan wow dari pagi hingga sore. Di sini  kita dapat ilmu dari keynote speaker. Mantap nih. . . Dari acara ini aku dapat banyak ide untuk penelitian.

Hari kedua baru lah presentasi penelitian dari kita. Bikin deg-degan buat newbie kayak aku. Penelitianku ecek-ecek, mana ppt nya baru selesai dikerjakan pas malam sebelumnya lagi *dasar anak malas*😆 Lanjut, nanti penyaji dibagi ke dalam beberapa ruangan, tergantung banyaknya peserta sih. Yang temanku bilang memang benar. Ini seperti presentasi kelas. Para peserta pun sudah saling mengerti, ketika sesi tanya jawab sama halnya dengan diskusi kelas.

Penyajinya ada yang masih mahasiswa, dosen, guru, ada juga mahasiswa yang baru lulus. Rata-rata sih yang disajikan penelitan skripsinya. Sama deh aku juga begitu 😆 yang penting penelitian lah.



Secara keseluruhan, ternyata menjadi presenter di acara seminar itu tidak semenakutkan yang aku kira. Justru di acara itu aku berkenalan dengan orang-orang yang berkecimpung di bidang yang sama. Menambah teman dan relasi baru serta pengalaman. Itu sih yang paling penting. 

Good luck untuk semua mahasiswa yang sedang bergelut dengan penelitian. . .  ! ! !

Baca juga:
Post Comment
Post a Comment

Terima kasih sudah berkomentar. Tidak ada link hidup di dalam kolom, ya. Tulis alamat blog di URL/Name, bukan url artikel. Keep blogging, keep writing! :D