Personal and Lifestyle Blog by Rahma

Travel: Taman Wisata Kawah Gunung Papandayan Garut

Sunday, December 10, 2017
tempat parkir gunung papandayan

Alhamdulillah, puji dan syukur aku panjatkan kepada Tuhan YME karena di tengah himpitan semester akhir yang semakin mendekat, akhirnya aku bisa mengunjungi tempat wisata kawah Gunung Papandayan. Terakhir kali ke sini tahun 2010 pas camping selepas ujian nasional SMA.

Keuntungan Beli Rumah di Jakarta Melalui Agen Properti

Sunday, December 3, 2017
beli rumah di jakarta


Keuntungan Beli Rumah Jakarta Melalui Agen Properti Kami
Rumah merupakan kebutuhan pokok yang selalu di cari. Bagi mereka yang hingga kini masih mengontrak, segera memiliki rumah sendiri merupakan saat-saat yang di tunggu-tunggu. Akan tetapi membeli rumah merupakan hal yang cukup sulit bagi Anda belum berpengalaman. Apalagi jika yang Anda incar merupakan rumah di daerah Jakarta. Tentu saja ini akan semakin sulit untuk menemukan yang sesuai kriteria baik type maupun harga.

Ketahui Model Rumah sebelum Membeli

Thursday, November 30, 2017
rumah baru budget minim
Ingin memiliki rumah murah yang baru bangun tapi budget minim ? 
Ingin segera memiliki rumah ? namun belum menemukan harga yang pas ? tak perlu khawatir, kami di sini siap membantu Anda. Ada banyak penawaran menarik mengenai rumah murah yang baru bangun dengan harga terjangkau. Ada berbagai macam model dan juga tipe yang bisa Anda pilih.

Cantik tak Perlu Diumbar: sebuah ringkasan kajian

Tuesday, November 7, 2017

Seharusnya saat ini aku sedang mengetik tugas laporan penelitian. Entah lah. Tidak ada semangat sama sekali. Bahkan memikirkannya pun sudah membuat perut mual dan malah mulai membuatku benci menulis. Oh no, I won't let it happen. Menulis adalah nafas literasi. Tidak boleh ada kata benci baginya. Maka, mau tidak mau aku harus menulis. Walaupun bukan menulis tugas.

Peran Teknologi dalam Membantu Mempelajari Bahasa

Thursday, October 26, 2017
faktor yang mempengaruhi belajar anak

Tulisan ini adalah rangkuman sebuah seminar yang aku hadiri pada tanggal 7 Oktober 2017 di Garut. Pembicara pertama yaitu Dr. Willy A. Renandya memberikan presentasi mengenai "How can technology help L2 learning and teaching?". Dr. Willy A. Renandya adalah seorang guru bahasa di Asia. Beliau saat ini mengajar linguistik terapan di National Institute of Education, Nanyang Technological University, Singapore. 

Cara Menggunakan MAP Gift Voucher

Friday, October 20, 2017
MAP gift voucher
Beberapa waktu lalu aku mendapatkan voucher MAP sebesar Rp. 250.000,- sebagai hadiah penulisan artikel. Sudah sering aku mendengarnya, tapi aku sama sekali tidak paham kegunaannya. Jujur saja rasanya aku belum pernah berbelanja menggunakan voucher dan tidak tertarik karena ada batas berlakunya. Kecuali voucher online berupa kode potongan, aku lumayan sering belanja dengan itu. Lebih praktis. Tidak usah keluar rumah. Saat ditawari voucher MAP, aku agak meragukan kegunaannya. Namun setelah lihat lomba dan kompetesi terkenal sering menawarkan voucher MAP sebagai hadiah jadi aku terima saja tawarannya 😁

Pertama Kali Menjadi Presenter di Seminar Internasional

Tuesday, October 17, 2017

mengikuti seminar internasional

Di kampusku, setiap mahasiswa yang akan mengajukan proposal penelitian wajib memiliki sertifikat presenter di seminar internasional. Ini sudah diberitahukan berulang kali sejak awal perkuliahan. Membuatku ciut sih. Yang aku bayangkan, nanti harus menyajikan hasil penelitian di hadapan ratusan orang di sebuah aula seminar. Minggu kemarin, aku baru mengikuti satu seminar internasional dan rasanya ingin menertawakan bayangan itu.

Hal-hal yang Membuatku Bertahan Belajar di Kelas

Sunday, October 8, 2017
yang membuat murid datang ke sekolah

Tulisan kali ini membahas seputar faktor yang mempengaruhi belajar di kelas. Ide ini muncul setelah kemarin memberikan presentasi berkenaan dengan M.O.T.I.V.A.S.I siswa. Si motivasi ini secara sederhannya adalah suatu alasan atau dorongan untuk memutuskan sesuatu dan mengambil tindakan guna mencapai suatu tujuan. Dalam perjalanku sebagai seorang siswa *uhuk* ada beberapa faktor kuat yang bisa meningkatkan motivasi untuk belajar di kelas. Menurut para ahli, faktor pengaruhnya sih banyak banget. Namun, berhubung blog ini punyaku, biarlah aku sajikan dari pengalamanku saja. Sekalian curhat. hehe :D

Guru Bahasa di Era Digital

Sunday, September 17, 2017
Kemampuan seorang guru bahasa

Kuliahnya sudah mulai terasa menyibukan. Padahal baru menginjak pertemuan kedua, tapi tugas di setiap mata kuliah pasti ada. Tugas presentasi selalu saja menjadi yang paling menyebalkan. Sayangnya, kegiatan itu akan terus ada mulai dari sekolahan hingga kuliah karena prinsip pembelajaran menurut pearturan pemerintah adalah student learning centered. Murid yang mencari tahu dan dia pun yang akan mendiskusikannya bersama teman di kelas.

Mengikuti TOEFL ITP di Balai Bahasa UPI

Sunday, September 10, 2017
mengikuti toefl ITP UPI

Aku mau cerita tentang pengalaman mengikuti TOEFL ITP (institutional testing program) di Balai Bahasa UPI. Ini aku lakukan karena berharap bisa melamar beasiswa. Beberapa beasiswa, seperti Beasiswa Unggulan dan LPDP, mensyaratkan sertifikat TOEFL ITP minimal 500 atau 550. Jadi, aku mendaftar dan memilih tes TOEFL ITP di UPI yang paling dekat dengan tempat tinggal.

Saat mendaftar, aku kaget dengan biayanya yang mencapai Rp. 450.000,-. Dulu aku sempat ikutan TOEFL di sana, biayanya cuma 100 ribuan saja. Setelah ditelusuri, ternyata itu bukan ITP melainkan PTESOL. Katanya sih PTESOL lebih seperti latihan TOEFL saja atau biasa dikenal dengan prediksi TOEFL. Sedangkan ITP ini agak serius hehehe, soal berasal dari ETS (English Testing Service). 

Proses tes lebih serius dibandingkan dengan PTESOL. Semua instruktur berbicara dalam bahasa inggris. Buku soal disegel dan ada beberapa isian data yang berbeda, seperti data native language code dan native country code. Ada juga kode soal dan kode form. Nanti instruktur yang memberitahukan isian tersebut.

Lebih baik aku cerita berdasarkan tahap-tahapan tes TOEFL ITP -nya saja ya.

1. Daftar
Sebelum daftar, cek dulu jadwal tesnya di website Balai Bahasa UPI. TOEFL ITP ini hanya diselenggarakan sebulan sekali dengan kuota 50 orang. Daftarnya bisa lewat telepon (ada di website balai bahasa UPI) atau langsung datang ke Balai Bahasa UPI dekat perpustakaan universitas. Pendaftarannya ada di lantai dua**. Nanti sebutkan saja ingin daftar toefl ITP.

update
** Gedung Balai Bahasa UPI sudah dirombak. Lobi pendaftaran tes ada di lantai satu.

Persyaratannya, menunjukkan kartu identitas (KTM/KTP/SIM) dan membayar biaya Rp. 450.000,-. Petugas akan memberikan kartu tanda pembayaran yang harus disimpan baik-baik untuk kepentingan tes dan pengambilan sertifikat. Bagi pendaftar lewat telepon, kartu pembayaran akan diberikan sesaat sebelum tes dimulai. Kemudian, kita juga akan diminta untuk mengirimkan file pas foto melalui email ptesolupi@gmail.com. Bagaimana kalau kuota penuh? Berarti harus mengantri untuk jadwal selanjutnya.

2. Sebelum Tes
Tes dimulai pukul 9.00. Usahakan hadir 30 menit sebelum dimulai karena nanti satu per satu peserta akan dipanggil dan dicek kembali kartu identitas beserta kartu bukti pembayarannya. Petugas akan mengambil kartu identitas (dibagikan kembali setelah tes selesai) dan mengatur tempat duduk peserta. Tas disimpan di loker di dalam ruangan. Peserta hanya bisa membawa alat tulis saja. Nanti sudah ada lembar jawaban, tapi jangan dulu diisi. Akan ada instruksi dari petugas. 

Mula-mula, petugas akan berbicara dalam bahasa inggris, memperingatkan bahwa tidak boleh ada benda lain di atas meja selain lembar jawaban, pensil dan penghapus. Bahkan tempat pensil pun harus disimpan di bawah meja. Pokoknya petugas ini akan membimbing kita dalam mengisi data di awal form, seperti nama, tanggal lahir, kode soal dll. Jangan sekali-kali melakukan hal yang belum diinstruksikan atau membuka segel soal untuk dibaca-baca apalagi mendahului mengerjakan soal. DON’T! Kegiatan seperti itu dianggap curang, sehingga jawaban kita tidak akan diproses.

3. Saat Tes
Sama seperti PTESOL dulu. Tes ini dibagi menjadi tiga bagian. Listening (50 soal), structure and written expression (40 soal, 20 menit) dan reading comprehension (50 soal, 55 menit). Aduh soal structure itu waktunya pas banget! Tidak ada waktu untuk cek ulang kecuali untuk yang sudah jago hehe. Malah reading punya waktu yang kebanyakan. Walaupun demikian, kita tidak bisa membuka bagian soal sebelumnya.

Jika sudah mengerjakan bagian dua kita tidak bisa kembali membuka soal listening. Begitu juga ketika reading, walaupun masih banyak waktu tersisa, kita tidak bisa mengecek soal structure ataupun listening. Jadi, gunakan waktu sebaik-baiknya, pilihlah jawaban paling tepat dan meyakinkan! 

Oia, satu lagi peraturan terakhir, peserta dilarang berbicara ketika tes berlangsung. Jika ada pertanyaan, angkat tangan, nanti petugas menghampiri. Satu peraturan lagi ... hehehe Peserta dilarang meninggalkan ruangan tanpa instruksi. Jika sudah selesai mengerjakan soal, harap duduk manis di kursi saja hingga dipersilahkan untuk meninggalkan ruangan.

Setelah mengikuti tes, entah kenapa aku merasa soalnya gampang. Bukan bermaksud sombong. Aku cemas saja jawabanku banyak salah. Biasanya kan soal yang dianggap gampang itu adalah jebakan hehehe. Atau mungkin kemampuanku sudah meningkat, soalnya aku kan dulu di tempat les sering sering menghandle kelas TOEFL ke siswa. Jadi sudah lumayan hafal dengan tips dan bentuk soal TOEFL. Hmmm bisa jadi. Sungguh terlalu kalau aku dapat skor rendah.

Ini ada beberapa tips mengerjakan soal TOEFL, singkat saja ya, aku dapat dari buku-buku:

1. Untuk soal listening, fokus pada dialog orang kedua. Pahami apa yang orang kedua ucapkan. Hindari jawaban yang memiliki bunyi mirip dengan bunyi/suara percakapan yang kita dengar di rekaman.

2. Untuk strukture dan written expression, mohon maaf, tidak ada tips singkat. Pertama, untuk bagian pilihan berganda, mau tidak mau kita harus mempelajari struktur kalimat dasar hingga kompleks dalam bahasa inggris. Minimal bagi pemula, belajar dulu membedakan bentuk kata alias part of speech (kata benda, kata sifat, kata kerja, artikel, kata depan dll) dan struktur ataupun fungsi kata di dalam kalimat (subjek, kata kerja, objek, keterangan, kata sambung dll). Contoh, saat membaca soal kita harus teliti unsur apa yang hilang, subjek-nya? atau "verb"nya?

Yang kedua, pada tipe memilih pilihan yang salah. Minimal kita mampu menghafalkan pasangan kata. Contohnya, "both" akan selalu berpasangan dengan "and". Jadi ketika kita menemukan kata "both", maka selanjutnya mengecek kata "and". Jika posisi "and" digantikan oleh kata lain dan digarisbawahi, bisa jadi itu jawabannya.

3. Untuk soal reading, jangan dibaca dari awal sampai akhir. Buat apa? Menghabiskan waktu saja. Soal bertema main topic, main idea, yang kira-kira bertanya ini bacaan tentang apa, bisa dilihat dari kalimat pertama setiap paragraf. Baca setiap kalimat pertama di setiap paragraf, pahami dan renungkan. Intinya sih, baca soal dulu baru cari jawabannya di kalimat pada teks yang memiliki unsur keyword di pertanyaan..

Sekian pengalaman yang bisa aku berikan. Mudah-mudahan skorku bagus, minimal 550. Amin. Sayang dong kalau skornya rendah, udah keluar uang banyak. Fyuuh apalagi kalau ambil tes iBT yang pakai dolar hahaha kalau cuma dapat 450 kayaknya aku malah stress.

*update*
Sesuai dengan pengumuman di websitenya hasil tes TOEFL ITP bisa diambil minimal 10 hari kerja setelah tes dilaksanakan. Sertifikat diambil dengan menunjukkan resi pendaftaran. Aku diberikan dua lembar hasil laporan dan satu buah sertifikat beserta mapnya. Bagaimana hasilnya? alhmadulillah sedikit melebihi skor yang diinginkan. Aku mendapatkan skor 580 masuk ke dalam kategori B2 berdasarkan CEFR (The Common European Framework of Reference for Languages). Lumayan lah hehehe



Kategori Kemampuan Bahasa Inggris Berdasarkan CEFR
Jadi ada 6 kategori English Proficiency menurut CEFR, yakni A1 (beginner), A2 (Elementary English), B1 (Intermediate English), B2 (Upper-intermediate English), C1 (Advanced English), C2 (Proficiency English). Inginnya sih ada di level C. Apa daya hanya mampu di B.

Penjabaran kemampuan umum untuk level B2:
Can understand the main ideas of complex text on both concrete and abstract topics, including technical discussions in his/her field of specialisation. Can interact with a degree of fluency and spontaneity that makes regular interaction with native speakers quite possible without strain for either party. Can produce clear, detailed text on a wide range of subjects and explain a viewpoint on a topical issue giving the advantages and disadvantages of various options.
Pembagian skor toefl itp berdasarkan ETS bisa dilihat di sini. Sertifikatnya bisa berlaku selama dua tahun, tapi lebih baik selalu update kemampuan terbaru karena kemahiran berbahasa bisa berubah dalam seiring berjalannya waktu. Selamat mencoba TOEFL ya, semoga hasilnya bagus dan bisa dipertanggungjawabkan hehehe.

Kegiatan Pra Perkuliahan Pascasarjana UPI

Sunday, September 3, 2017
ospek s2

Selamat kepada kalian yang telah lulus dan diterima sebagai mahasiswa pascasarjana UPI. Selanjutnya kalian akan mengalami masa pra perkuliahan. Masa ini bisa disebut sebagai OSPEK atau masa orientasi bagi mahasiswa pascasarjana. Tidak seperti mahasiswa S1, pra perkuliahan ini berisikan tentang kuliah umum, pengenalan akademik dll. Lebih mirip seperti seminar atau kuliah umum saja. Tidak ada hukuman ataupun bentakan oleh senior, 100% ditangani oleh dosen dan professor.

Perbedaan Sponsored Post dan Article Placement

Friday, September 1, 2017
job untuk blogger

Dari sekian banyak tawaran job untuk blogger, ada dua yang paling sering aku dapat, yaitu sponsored post dan article placement. Keduanya mirip tapi ternyata beda. Aku juga baru tahu pas kemarin ditanyain tentang rate card dua kerja sama itu. Aku salah mengartikan sponsored post dengan article placement.

Jual Foto Online, Yuk!

Sunday, August 27, 2017
jual foto online

Berfoto sekarang sudah memasuki level yang agak lebih serius. Dengan hadirnya jejaring sosial, foto bisa mempertegas isi tulisan dan status yang diunggah si pengguna. Maka tidak heran, orang-orang biasa yang bukan fotografer berlomba membidik foto keren dan eye-catching untuk pajangan secara online. Hingga akhirnya terkadang, stok foto di hard disk mencapai ribuan. Diupload sudah, mau dibuang sayang, tapi ganggu juga kalau cuma disimpan.

Tahapan Sebelum Perkuliahan Pasca Sarjana UPI

Tuesday, August 22, 2017
pasca sarjana UPI

Hi, teman-teman! Sudah tahu kan kalau aku sedang melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di UPI? Nah, di sini aku ingin berbagi pengalaman saja mengenai kegiatan setelah dinyatakan lulus seleksi.

Kolom Komentar untuk Blogger

Wednesday, August 16, 2017
macam-macam kolom komentar

Bagi kita yang senang blog walking (BW), kegiatan meninggalkan jejak alias komentar di blog yang dikunjungi adalah kewajiban. Selain memperluas silaturahmi juga sebagai ajang untuk memperkenalkan blog kita dengan meninggalkan alamat blog di kolom komentar atau di isian "name/url". Sehingga, kolom komentar adalah salah satu komponen penting dalam blog.

10 Hal yang Terlintas ketika Mendengar Garut

Wednesday, August 9, 2017
hal yang terlintas ketika mendengar garut

Di post kemarin aku sudah memberikan tempat-tempat wisata terkenal di Garut. Itu semua hasil dari survey kecil-kecilan sih hehehe. Ketika mau nulis, tapi gak ada ide. Di situ lah opini orang-orang sangat berarti. Nah, sekarang saatnya menguak benak orang-orang tentang Garut itu sendiri.

6 Tempat Wisata Garut Terpopuler

Tuesday, August 1, 2017

Garut adalah sebuah kota kecil yang terletak di bagian selatan provinsi Jawa Barat. Dulu kota ini tidak terlalu terkenal dengan pariwisata. Lebih identik dengan dodol dan domba saja atau berbagai macam makanan oleh-oleh.

Mendapatkan Barang Gratis Lewat Internet

Wednesday, July 26, 2017
cara mendapatkan barang gratis

Adakah di sini yang ingin barang gratis? Aku kira kebanyakan dari kita sangat menginginkannya. Tenang saja. Dengan modal kuota internet dan keberuntungan, kita bisa mendapatkan barang gratis lewat internet. Terutama bagi para Beauty blogger atau pun blogger lain yang senang mengulas produk, ada beberapa cara untuk mendapatkan barang gratis lewat internet.

Perjalanan Diterima Google Adsense

Wednesday, July 19, 2017

Diterima adsense adalah satu di antara sekian hal yang aku inginkan di tahun 2017 ini. Orang yang menjadikan status blogger sebagai usaha sampingan atau usaha utama tentunya sangat ingin mendapatkan approval dari adsense. Walaupun memang duit yang dihasilkan tergantung usaha kita sendiri, tapi adsense berasal dari perusahaan besar, Google, yang dijamin keamanan dan pembayaranya. Sehingga ketika lamaran adsense diterima rasanya luar biasa bahagia.

Bullying Ancaman Kebinekaan

efek buruk tontonan tak berkualitas

Teman-teman sering melihat perkembangan berita lewat medsos? kalau aku termasuk orang yang lumayan sering membaca dan menemukan berita menghebohkan di medsos. Bukan karena aku orangnya kepo, tapi di beranda banyak sekali yang berbagi tautan tentang berita panas. Berita yang membuat hati kesal.

#Opini Rahma: Menyesal Mengenal Afi

Wednesday, July 12, 2017
Menyesal Mengenal Afi Nihaya Faradisa

Dunia media sosial sedang gempar dengan kemunculan video sesosok anak SMA bernama Afi Nihaya Faradisa, biasa dikenal dengan nama Afi. Awal kemunculanya, kalian sudah pasti tahu lah. Dia menulis status tentang. . .  apa ya? aku lupa euy hahaha yang jelas "You are what you eat". Itu saja yang aku ingat dari tulisanya. Habis dari tulisan itu, cuma kalimat bijak itu saja yang ngena di kehidupanku. Aku pun ngangguk-angguk, setuju. "Bagus ini anak, mau mikir. Gak hanya asal update status."

Diary Rahma: Pindah dari Wordpress self-hosted ke Blogspot

Friday, June 30, 2017
ananrahma.com

Saat ini sebagai seorang blogger pemula, aku mulai masuk ke tahap "coba-coba sambil menghabiskan duit". Bukan karena sudah banyak duitnya, lebih ke ingin mencoba saja. Kenapa sih orang-orang mesti keluar duit buat bikin blog, kan yang gratisan banyak?

Salah satu yang pertama kali bikin aku penasaran adalah dengan domain berbayar (TLD). Mengubah domain .blogspot atau .wordpress dengan .com atau .id etc. Maka sejak tahun kemarin pun, aku coba TLD. Hasilnya hingga saat ini tidak mengecewakan. Terbukti setelah berubah ke TLD, rahmaediary.com sudah mulai banyak sponsornya. Hehe. . .

Kemudian aku tertarik juga untuk mencicipi wordpress berbayar. Aku pilih wordpress self-hosted karena katanya menurut orang-orang itu lebih baik. Sudah baca banyak artikel tentang kelebihan self-hosted yang membuat iman lemah. Pokoknya harus coba! Mereka bilang self-hosted itu lebih mantap dan terlihat lebih professional.

Oke, aku mencoba wordpress self-hosted pada bulan April. Pada saat itu aku benar-benar memuja wordpress. Tampilannya bagus dan rapih, SEO Friendly juga. Namun aku berhenti menggunakannya dan beralih kembali ke blogspot. Kenapa?


Malapetaka datang

Memang benar tampilan lebih profesional. Pembuatannya pun lebih mahal dibandingkan dengan TLD blogger. Maklum lah, selain beli domain kita juga sewa hosting. Hanya saja, masalahnya ada di pengaturan cpanel yang membuat pemula gaptek kaya aku menyerah.

Aku menyewa hosting paling murah dengan disk space 100mb saja. Sekarang baru tahu space segitu kecil banget. Ketahuan kecil karena baru juga diinstall 4 plugin, disk sudah terisi 75%. Kalau ingin tambah, ya tambah duit lagi. Mahale. Menurutku.

Itu bukan masalah utama yang bikin aku pindah ke blogspot. Saat ada update wordpress (otomatis di softaculous) eh ternyata sisa space di disk kurang. Disknya langsung penuh dan otomatis blog tidak bisa diakses. Aku bingung. Ya sudah kalau penuh berarti filenya harus dibuang.

Entah file apa yang aku buang, langsung saja aku hapus file yang ada di folder backup dan update (kalau gak salah). Tadaaaa . . . hasilnya disk kembali seperti semula. Begonya, blog tidak bisa dibuka. HAHAHA ada file penting yang terhapus.

Blog hanya memunculkan tulisan "this web can't handle the request. HTTP error 500". Kemudian aku cari solusinya di mbah Google. Banyak kemungkinan kenapa tulisan itu muncul. Lantas aku coba satu per satu tutorial solusi untuk HTTP error 500 itu. Hasilnya? Gak ada hasilnya. Blog masih eror.

Aku juga open ticket di tempat sewa hostingnya. Hasilnya? Gak ada balasan. Ya sudah lah, aku lagi malas menunggu. So, tanpa pikir panjang lagi, aku cancel sewa hostingnya dan bikin lagi blog baru di blogspot dengan domain ananrahma.com ini. Halah duit 160rb melayang.

Cara balikan lagi dengan blogspot ini sama saja dengan membuat domain TLD di blogspot. Pertama, aku batalkan sewa hostingnya. Kedua ikuti cara-cara membuat domain TLD seperti di artikel berikut, Cara Custom Domain Blogger.

Dari kejadian ini, dapat diambil kesimpulan mungkin memang aku berjodohnya dengan blogspot yang sederhana ini. Kagak ngertilah dengan istilah-istilah di dunia jaringan. Ditambah lagi karena teman belajar hanya mbah Google seorang, ketika mengalami kesulitan bikin aku menyerah.

Sekian sedikit kisah tentang dunia blogging. Bisa dijadikan pelajaran supaya lebih berhati-hati kalau mau ngehapus file hehehe. . .

Opini Rahma: Ironi Dibalik Baju Lebaran

Wednesday, June 21, 2017
lebaran

Tinggal beberapa hari lagi kita akan berpisah dengan Ramadhan dan merayakan Idul Fitri, yang biasa kita sebut lebaran. Hari besar umat muslim terbesar, bukan hanya memberikan suka cita atas keberhasilan kita beribadah puasa selama satu bulan, tetapi juga kadang menyimpan ujian besar di dalamnya.

Lebaran adalah ujian. Bagaimana hasil dan kualitas ibadah kita di bulan Ramadhan akan nampak pada hari pertama saat berpisah degannya, di hari lebaran.

Diary Rahma: Melanjutkan Kuliah S2

Monday, June 19, 2017
s2 UPI

Selamat pagi semua! Ini postingan pertama di Diary Rahma. Aku mau berbagi sedikit cerita tentang pengalaman mendaftar dan mengikuti tes S2/Magister di UPI Bandung. Ini keinginan tahun kemarin, tapi aku belum siap secara mental dan finansial. Tahun ini mental sudah siap tapi finansial tidak. Tidak apa-apa. Uang bisa dicari dengan ikhtiar beasiswa. Akhirnya aku memberanikan diri untuk ikutan tes.