Personal and Lifestyle Blog by Rahma

Travel: Taman Wisata Kawah Gunung Papandayan Garut

Sunday, December 10, 2017
tempat parkir gunung papandayan

Alhamdulillah, puji dan syukur aku panjatkan kepada Tuhan YME karena di tengah himpitan semester akhir yang semakin mendekat, akhirnya aku bisa mengunjungi tempat wisata kawah Gunung Papandayan. Terakhir kali ke sini tahun 2010 pas camping selepas ujian nasional SMA.
Padahal, ini perjalanan yang tak terencanakan. Chatting sama temen trus ngajak jalan dan meluncur. Memang sesuatu yang direncanakan jauh hari bersama teman nyatanya lebih sering gagal direalisasikan. Here we go, catatan perjalananku.

Ada perubahan yang cukup besar di taman wisata kawah Gunung Papandayan seiring dengan kenaikan harga tiketnya yang sangat signifikan. Untuk masuk ke tempat wisata ini, aku berdua dengan teman naik motor, menghabiskan biaya 82ribu (dulu gak sampai 10ribu deh). Terdiri atas tiket masuk, kendaraan dan parkir. Kalau ingin berkemah ada biaya tambahan dan untuk kendaraan roda empat berbeda lagi. Kira-kira per orangnya habis sekitar 41ribuan. Agak mahal ya.

Kawah Gunung Papandayan Garut

Sekarang tempat parkirnya sangat luas dan rapih. fasilitas juga boleh dibilang lengkap walaupun belum dikategorikan dengan nilai A. Ada toilet, lebih banyak dan bersih, mushola dan tempat istirahat untuk para pendaki. Di wilayah tempat parkir ada tower seperti rumah pohon untuk melihat pemandangan dari ketinggian. Itu adalah salah satu hal yang paling berbeda dari tahun 2010.

Apa yang bisa kita dapatkan di sini? kita bisa mendapatkan background bagus untuk foto-foto hehe. Berdasarkan cerita teman-teman yang suka mendaki, Gunung Papandayan adalah salah satu trek yang direkomendasikan untuk pemula. Lebih mudah katanya. Pengalaman, dulu mendaki juga begitu. Padahal aku mendaki untuk pertama kali TANPA persiapan "pro". Untung aja selamat. fyuuh.

Persiapan untuk pergi ke taman wisata kawah Gn Papanayan, jangan lupa memakai jaket dan sepatu atau setelan untuk pergi ke gunung. Iya, ini bukan mall bukan pula kampus. Satu kebodohan yang aku lakukan, pergi ke gunung dengan setelan kampus. Sweater and flat shoes. Gak salah pake flat shoes, tapi rawan rusak. Sweater tipis kurang bagus di sini. Kebetulan ketika ke sana, anginnya sangat besar. Nah, mungkin juga kalian bisa pilih waktu yang tepat untuk pergi. Jangan pas musim hujan deh.

Gunung Papandayan Garut

Lanjut aku berjalan menuju kawah. Awalnya sih diaspal, hanya beberapa puluh meter. Selebihnya batu semua. Ya iya lah, namanya juga gunung aktif. Ngapain diaspal 😅sekilas aku lihat kepulan asap di kawah itu terasa dekat dari parkiran. Nyatanya, ini jalan gak ada henti-hentinya. Sebenarnya, aku udah mau nyerah, pingin balik lagi. Langit pun sudah mulai mendung. Hanya saja dompet berbisik. Udah keluar uang gak sampai puncak rugi. Minimal ketemu sama kawah yang ada asapnya gitu lah.

Di tengah perjalanan banyak wisatawan dan pendaki. Maklum lah, saat itu sedang long weekend. Kebanyakan dari luar Garut, Jakarta-an. Jadi terasa asing, kayak bukan di Garut. Couple mah jangan ditanya, buanyak banget. Jadi berasa horor, kayak bukan di dunia. karena dunia habis untuk mereka berdu wkwkwk... 😅

Gunung Papandayan Garut

Ceritanya, jalan sejam? mungkin hehe gak lihat waktu. kita ketemu sama kawahnya. nothing special to be honest. Keistimewaan itu datang kalau kita mensyukuri apa yang dilihat. Memaknai ciptaan yang Maha Kuasa. Apalagi kalau sudah dijepret lewat kamera. biutiful deh. Jadi di sana aku cuma nyampah selfie dan foto-foto aja. Sekitar sejam aja, takut hujan dan kesorean pulang.


Selain kawah ada juga spot-spot lain yang menarik seperti Hutan Mati. Awalnya aku sama temen ingin ke sana, tapi udah capek dan enggak tahu sejauh mana lagi dari kawah. Kata Teteh (kakak perempuan) ada juga spot bunga edelweis. Jiahh dimana lagi itu, aku tidak tahu. Mungkin lain kali aku ke sini mau mengajak teman yang sudah hafal tempat ini agar bisa menunjukkan tempat-tempat kece yang tersembunyi. Mungkin juga sekalian berkemah lagi haha.

Boleh deh dilihat foto-foto lain di video berikut. . .
1 comment on "Travel: Taman Wisata Kawah Gunung Papandayan Garut"
  1. Bagus pemandangannya, tapi kok agak gundul gitu ya pegunungannya.

    ReplyDelete

Sebelum berkomentar centang dulu kotak "notify me/beri tahu saya" agar kamu mendapatkan notifikasi ketika aku membalas. Tulis alamat blog di URL/Name, bukan url artikel :D