Personal and Lifestyle Blog by Rahma

Q & A Seputar Kuliah S2 UPI

Thursday, April 5, 2018

Hai, teman-teman. Di sini aku membuat daftar pertanyaan yang sering disampaikan oleh para pembaca di tulisan “Melanjutkan Kuliah S2 UPI”. Gak nyangka, tulisan pertama di blog ini direspon dengan baik oleh para pengunjung. Dari sana pula banyak yang mengirim pesan lewat IG @ananrahma dan email anan.rahma@hotmail.com. Namun, jika ada pertanyaan yang belum tercantum di bawah, boleh tulis di kolom komentar atau kirim pertanyaan lewat dua alamat tadi agar tulisan ini terus diperbarui. FYI, untuk mengirim DM ke IG-ku, gak wajib follow dulu. Kalau pun difollow aku senang aja. Gak difollow pun tetap aku balas pesannya.

Terima kasih atas respon positif serta pesan yang kalian sampaikan. Semoga jawabanku bisa memberikan sedikit pencerahan mengenai seluk beluk perjalanan berkuliah S2 di UPI.

Persyaratan dan pendaftaran tes masuk
1. Apakah wajib melampirkan sertifikat TOEFL dan surat rekomendasi?
Dua hal ini menjadi persyaratan administrasi tes masuk pascasarjana UPI. Wajib tidaknya bisa dilihat kembali di lembar persyaratan. Dulu, berdasarkan pengalamanku, kedua syarat ini tidak wajib. Itu diketahui saat login untuk mengunggah persyaratan ke web, kolom sertifikat TOEFL dan surat rekomendasi tidak diberi tanda (*), yang mengindikasikan wajib. Bahkan temanku ada yang tidak melampirkan kedua dokumen ini. Mereka bisa mendapatkan kartu ujian bahkan lulus tes masuk.

2. Berapa jumlah surat rekomendasi dari dosen yang diperlukan?
Cukup satu.

3. Apakah surat rekomendasi diisi oleh dosen dari UPI?
Tidak harus. Surat rekomendasi bisa diisi oleh siapa saja yang dianggap memiliki kredibilitas tinggi. Biasanya diisi oleh dosen ataupun orang-orang dengan jabatan tinggi. Untuk yang sudah bekerja bisa mendapatkan surat rekomendasi dari atasan.

4. Bagaimana jika tidak mencapai skor TOEFL sesuai ketentuan bahkan setelah beberapa semester berakhir?
Skor TOEFL tidak diwajibkan saat pendaftaran. Namun, wajib hukumnya saat ujian tesis. Kabarnya, selama belum mencapai skor yang ditentukan, kita tidak dapat mengikuti ujian tesis. Sehingga, kita akan terus diingatkan tentang sertifikat TOEFL ini selama masa perkuliahan. Khusus untuk pendidikan bahasa inggris syarat skor TOEFL minimal adalah 550 dan untuk jurusan lain adalah 500.

5. Bagaimana untuk mendapatkan skor TOEFL sesuai ketentuan?
Berusaha. Salah satunya mengikuti program TOEFL di Balai Bahasa UPI.

6. Apakah harus sertifikat TOEFL ITP?
Tidak. Boleh sertifikat level institusi seperti PTESOL dari UPI, tes bahasa inggris dari ITB ataupun lembaga lain.

7. Bisakah mengisikan program studi yang sama untuk prodi pilihan di kartu ujian?
Aku belum pernah mencoba memilih prodi yang sama untuk pilihan 1 dan 2 ataupun mengosongkan pilihan 2, tetapi tidak ada ruginya jika keduanya diisi dengan prodi berbeda. Pilihan 1 tentu prodi yang kita minati. Jika pun akhirnya lulus di pilihan 2, prodi yang tidak diminati, kita bisa drop saja dengan tidak registrasi ulang. Kemudian ikut ujian masuk kembali di gelombang kedua. 


Seputar tes masuk
1. Berapa hari ujian dilakukan?
Ujian tulis dan wawancara dilakukan pada hari yang sama dari pagi (tes tulis) pukul 7 hingga sore (tes wawancara) sekitar ashar. Jika mendapati dua jadwal tes pada pengumuman, itu karena peserta dibagi dua gelombang saat tes. Sebagian peserta akan mengikuti tes di hari pertama dan sisanya di hari kedua.

2. Tes yang paling susah saat ujian masuk?
Susah itu relatif. Menurutku yang paling menantang adalah Tes Potensi Akademik (TPA). Total soal sekitar 120 buah untuk dikerjakan selama 2 jam. Pertanyaannya sederhana tapi memusingkan. Beda cerita, bagi yang tidak pandai bahasa inggris, barangkali tes inggris sangat menakutkan. Sedikit saran, fokus di TPA saja.

3. Berapa banyak soal tes masuk pascasarjana UPI untuk TPA dan Bahasa Inggris?
TPA 120 buah, bahasa Inggris 50 buah.

4. Apakah tes wawancara menggunakan bahasa Inggris full?
Ya, tes wawancara menggunakan bahasa inggris full untuk prodi pendidikan bahasa inggris. Prodi lain biasanya menyesuaikan dengan bidangnya. Prodi non-kebahasaan menggunakan bahasa Indonesia.

5. Apa yang perlu dipersiapkan saat tes wawancara?
Kesiapan mental, penampilan rapih dan attitude.

6. Apa yang dibahas ketika tes wawancara?
Pertanyaan diserahkan pada dosen yang mewawancarai, artinya semua peserta akan mendapatkan pertanyaan berbeda-beda. Aku dulu ditanya asal kota, kampus, skripsi, topik yang diminati, penelitian apa yang kira-kira akan dilakukan untuk tesis nanti, serta isu pendidikan.

7. Adakah tips saat menjawab soal reading bahasa inggris?
OMG, aku tak punya tips khusus. Yang jelas baca pertanyaan untuk menemukan kata kunci dari pertanyaannya terlebih dahulu. Kemudian, baca kalimat yang mengandung keyword itu di teks.

8. Apakah nilai IPK mempengaruhi kelulusan tes masuk?
Tidak. Hanya syarat mendaftar saja.

Pembiayaan dan beasiswa
1. Apakah UPI menerima mahasiswa jalur beasiswa?
Ya. Di tahunku, mereka membuka tes masuk khusus awardee/calon penerima beasiswa LPDP. Untuk beasiswa lain, seingatku ada jalur beasiswa dosen dan beasiswa lain dari pemerintah.

2. Apakah UPI menyediakan beasiswa S2?
Sepertinya tidak. Beasiswa berasal dari pihak luar UPI.

3. Berapa biaya masuk pascasajarna S2 UPI?
Setelah lulus kita hanya diminta untuk membayar uang SPP saja, Rp8.522.000,00 (th 2017). Tidak ada uang lain-lain.

4. Berapa kira-kira biaya hidup di daerah sekitar UPI?
Semakin dekat dengan lokasi kampus, semakin tinggi harga sewa rumah/kostnya. Rata-rata kost dibayar per tahun untuk mahasiswa. Paling murah aku pernah dapat kost putri dengan biaya 6.4 juta/tahun di daerah Geger Asih, tanpa furniture. Biaya normal yang biasa ditawarkan adalah 8juta - 10juta. Harga 11juta-13juta per tahun sudah termasuk ke dalam kategori kost “premium”. Terakhir, biaya makan standarnya 15ribu - 20ribu sekali makan. Lebih enak kalau masak. Namun, dikembalikan lagi dengan kebiasaan masing-masing.

Jadwal kuliah

1. Berapa hari kuliahnya?
Jadwal kuliah adalah sesuatu yang tak bisa ditebak. Setiap jurusan di setiap angkatan untuk tiap kelas memiliki jadwal berbeda. Ada yang tiap hari masuk dengan 1 mata kuliah. Ada pula yang hanya dapat dua hari kuliah tapi belajar dari pagi sampai sore.

2. Apakah ada perkuliahan di hari Sabtu?
Tidak ada. Hari kuliah adalah Senin - Jumat.

3. Apakah kuliah sambil kerja? Kalau bekerja bagaimana menyesuaikan jadwal?
Aku tidak bekerja hanya kuliah saja. Teman-temanku yang bekerja banyak. Konsekuensinya mereka harus menyesuaikan jadwal dengan waktu kerja dengan cara mengambil/mengontrak matkul di kelas lain. Mereka sering loncat-loncat kelas jadinya.

Lain-lain
1. Bagaimana bisa masuk sekolah pascasarjana UPI?
Dengan lulus tes masuk hehe

2. Jika setelah lulus tidak membayar uang registrasi ulang, bisakah ditangguhkan dan registrasi tahun depan?
Jika tidak mendaftar ulang dianggap mengundurkan diri. Masalah penangguhan pembayaran bisa ditanyakan ke bagian administrasi dan akademik. Diriku hanya seoranga mahasiswa. Tak paham soal kebijakan seperti itu.

3. Apa alasan memilih UPI?
Berstatus negeri terakreditasi A. Spesialisasi di bidang pendidikan, sejalur dengan S1. Jarak dari rumah paling dekat dibandingkan universitas lain yang setara.

4. Kuliah S2 di UPI tugasnya berat?
Berat di pikiran iya, hehehe. Awalnya shock karena budaya belajar di jenjang ini sangat berbeda dengan kuliah S1. Semua temanku merasakan hal yang sama. Jadi, perasaan berat di awal adalah hal yang lumrah. Pada akhirnya, seberat apapun tugasnya, ketika deadline mendekat ia terselesaikan juga.
6 comments on "Q & A Seputar Kuliah S2 UPI"
  1. Noted. Thanks Mba Rahma sharingnya. Akupun ingin sekali bisa lanjut S2 di UPI, sejalur dg S1 jg dr pendidikan. Hanya sj jarak memang msh jd pemikiran krn domisili di Depok.. Sukses ya Mba S2 nya sampai tesis nanti :)

    ReplyDelete
  2. Maaf mba mau tanya, apakah di upi ada gelombang pendaftarannya? Karna yg pertama saya sudah kelewat mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cek di sini http://sps.pmb.upi.edu . . .gelombang 2 dari 8 Mei - 30 Mei 2018...

      Delete
  3. Assalamualaikum mbak...maaf mau tanya...misal kita sdh dinyatakan lulus keterima di program magister UPI utk periode perkuliahan september...apakah periode perkuliahan tersebut bisa diundur menjadi (misal) januari 2019? Jadi nanti kita tidak usah ikut seleksi masuk lagi....ini berkenaan dg persyaratan LPDP yg pndftarannya bru ditutup 8 juni kmren...smntara pengumuman di UPI tgl 6 juni kmren...jd waktunya berdekatan

    ReplyDelete
    Replies
    1. periode perkuliahan tidak bisa diundur. semua serentak, perkuliahan semester ganjil dimulai bulan September...

      Delete

Terima kasih sudah berkomentar. Tidak ada link hidup di dalam kolom, ya. Tulis alamat blog di URL/Name, bukan url artikel. Keep blogging, keep writing! :D