Personal and Lifestyle Blog by Rahma

Ini Dia Daftar Harga HP 4G Samsung Tebaru dan Terbaik 2018

Saturday, July 21, 2018
Siapa sih diantara kita yang tidak kenal pada sebuah merk smartphone yang bernama Samsung? Ya, semua orang juga sudah pada tahu, bahwa Samsung merupakan salah satu vendor smartphone paling populer di dunia. Hal itu juga tidak terlepas dari prodduk-produknya yang memiliki kualitas nomor wahid. Bahkan yang lebih hebatnya lagi, Samsung kerap memproduksi smartphone-smartphone baru dengan inovasi dan terobosan terbaru juga. Nah, berbicara soal hp android terbaru, berikut di bawah ini ada daftar harga hp samsung samsung 4G terbaru & terbaik 2018 :

Pertimbangkan Hal Berikut saat Memilih Baju Koko untuk Anak

Friday, July 20, 2018
Baju koko identik dengan pakaian khas muslim Indonesia. Baju ini sering dipakai dalam setiap kegiatan ibadah harian bahkan hingga di Hari Raya. Dilihat dari nama yang disematkan, “koko” tidak memiliki unsur islami. Berdasarkan penulusuran sejarah nama tersebut berasal dari kata “engkoh”, yakni suatu panggilan bagi lelaki China ataupun keturunan dan biasa orang Indonesia sebut dengan “koko”.

Review Nokia 6 Pemakaian selama 2 Minggu: Buy or Not?

Thursday, July 12, 2018

Seksi Review Gadget sekarang akan mengupas tentang Nokia 6, salah satu smartphone dari series Nokia Android yang diluncurkan awal tahun 2017. Selain Nokia 6, ada dua saudara lainnya yang release bersamaan yaitu Nokia 3 dan 5. Kalau dengan Nokia 3 handphone ini jelas jauh lebih unggul, sedangkan dengan Nokia 5, setelah aku telusuri, perbandingannya gak begitu berbeda banget. Ini juga yang bikin aku rada nyesel beli Nokia 6. Perbedaan Cuma ada di besaran layar (5.5” vs 5.2”), kamera belakang (16MP vs 13MP) dan memori internal (32GB vs 16GB). PROCESSORNYA SAMA, harga beda 500ribuan.

Informasi Pembelian

Aku beli handphone lagi karena Xiaomi Note 4-ku dibeli “paksa”. Yang beli lagi butuh hp banget, tapi pingin dapat spek dewa yang gak bikin nunggu loading lama dengan harga sadis. Aku keluarin Xiaomiku di harga 1 juta dong. Nyesek. Ah sudahlah… Akhirnya beli hp lagi sekitar tanggal 22 Juni 2018.

Aku beli Nokia 6 dengan harga Rp2.875.000 di salah satu toko di Garut. Model Nokia 6 yang aku dapat adalah TA-1021 dan dibuat di Indonesia. Spesifikasi utamanya kira-kira sebagai berikut:

Premium Quality

  • Aluminium unibody
  • 4G LTE ready
  • 3GB RAM / 32GB internal storage expandable with MicroSD card, hybrid slot
  • 64bit Octa-core Processor, Qualcomm Snapdragon 430, Adreno 505
  • Android 7.1.1 Nougat (upgradable to Oreo)

Kamera

  • 16MP (f/2.0) rear camera (kamera belakang): phase detection, auto focus, dual tone flash
  • 8MP (f2.0) front camera (kamera depan): auto focus, screen flash
  • 1080p 30fps video recording
  • Fitur utama kamera: panorama, beautify, HDR, touch focus, slow motion dan time-lapse video recording.

Immersive Entertainment

  • 5.5” 1080p full HD display
  • Smart amplifier for loud sound and deep bass
  • DOLBY ATMOS

What’s in the package?

1 unit handphone, 1 earphone, 1 micro-B USB charger, 1 alat pembuka slot kartu sim, 2 buku panduan, 1 buku garansi.

Okay let’s begin the review

*mengeluarkan unek-unek* take a deep breath! 

 

Premium Design ⭐⭐⭐
Kualitas design Nokia kayaknya gak perlu dipertanyakan. Aku suka. Kesan premiumnya dapat banget. Sejujurnya this is the biggest reason I bought the phone. Selalu saja tergoda dengan design Nokia yang berbeda dengan handphone kebanyakan saat ini. Gak ada kesan plastique.

 review nokia 6

Ukuran display sama dengan hpku sebelumnya, 5.5”, tapi bentuknya yang memanjang membuat Nokia 6 terlihat lebih ‘besar’. Lumayan agak rempong untuk orang dengan tangan kecil. Apalagi kalau traveling. Mesti bawa-bawa tas karena gak muat di pocket baju. Overall, meski ukuran rempong, untuk urusan design tetap aku suka.

Performance
Bagian performance Nokia 6 banyak disayangkan oleh banyak orang. Awalnya aku gak ngerti maksud Snapdragon 4xx & 6xx itu apaan dan lebih fokus ke RAM yang gede. It’s just number, tapi pengaruhnya besar. Ternyata oh ternyata Snapdragon 430 udah dianggap “usang” untuk hp di kelas 3 jutaan.

Gini aja deh. Selama pakai Xiaomi ber-snapdragon 625 (kalau gak salah), aku belum pernah ngerasain lag pas main Mobile Legend dan pindah-pindah aplikasi cepet. Nah, saat ini dengan Nokia 6 aku sempat merasakan lag saat main game. Walaupun sedikit, lag terasa banget karena sudah terbiasa dengan performa yang lebih tinggi dari ini. Ketika pindah-pindah aplikasi, proses loadingnya pun terasa lebih lama.

Ntah itu karena efek atau gimana, kamu akan merasakan respond yang lambat ketika memulai aplikasi. Ada jeda antara mengetuk icon dan loading screen aplikasi. Begitu juga dengan sensitivitas tombol “home” yang juga berperan sebagai sensor sidik jari, kadang aku perlu menekan beberapa kali agar bisa masuk ke homescreen dan ada jeda lumayan lama saat membuka handphone dengan sidik jari.

Camera ⭐⭐
Masalah urusan ini aku lumayan suka. Kemampuan kameranya tidak terlalu 'super' tetapi memuaskan terkecuali bagi kalian yang suka selfie. Secara general ketika cahaya kurang baik saat pemotretan, terutama pemakaian di dalam ruangan, hasil foto akan terlihat kekuningan. Contoh-contoh hasil jepretan bisa dilihat di bawah.

review nokia 6
hasil kamera depan indoor vs outdoor

review nokia 6
hasil kamera belakang indoor vs outdoor

hasil kamera nokia 6 tidak pecah
zoom in hasil bidikan kamera belakang


Kamera depan tidak akan memuaskan para penggila selfie dengan filter tingkat dewa. Fitur beautify Nokia 6 hanya memperhalus kulit wajah, tanpa membuat objek menjadi 'cantik' ataupun putih bersinar. Hmmm mungkin kecantikan objek foto nya udah stuck segitu-gitu aja hahaha. Kalau untukku sih justru keren karena aku lebih suka yang alami daripada kamera ‘pembohong’.

hasil kamera depan nokia 6
efek beautify kamera depan level 0 - 5 - 10

Oia, pertama kali ambil selfie aku kaget. Layar hp dalam beberapa detik berubah blank putih sesaat setelah menekan tombol “shoot”. Aku kira rusak, ternyata itu yang disebut dengan screen flash. Hasil fotonya bagus sih. Sayangnya, jangkauan cahaya putih yang keluar dari layar sangat pendek sehingga objek harus agak dekat dengan layar dan itu sangat menyilaukan mata. 

Almost all the time, aku matikan screen flashnya. Hasil fotonya masih jelas meskipun minim cahaya. Pernah aku selfie di dalam kamar dengan cahaya amat minim di malam hari tanpa screen flash. Di live view terlihat gelap tetapi hasil akhir foto menjadi terang dengan konsekuensi saturasi menurun.

Sound ⭐⭐⭐
Di sisi hiburan handphone ini tidak mengecewakan. Layarnya sudah full HD plus ada DOLBY ATMOS sounds. Ada dua pilihan mode, yaitu musik dan theater. Aku lebih suka mode musik. Suara lebih hidup, ngebass dan nyaring. Ketika volume aku turunkan sampai minimal (1), suaranya masih amat nyaring buatku.

Baterai
Smartphone sudah pasti akan lebih banyak menguras baterai dibandingkan dengan basic phone. Tidak heran kapasitas baterai yang ditawarkan semakin lama semakin besar, sekitar 4000+ mAH yang bisa bertahan untuk 1 hari lebih beberapa jam. Kebalikannya, Nokia 6 malah menawarkan di angka 3000+ mAH dan rasanya jauh banget.

Dalam sehari aku bisa charge hp sampai TIGA kali. Dua kali lagi udah kaya sholat fardhu aja ya, gengs. Rata-rata durasi charge sampai full sendiri TIGA JAM. Berarti 9 jam sehari habis untuk ngecharge hp doang. Ini akibat main game sih tapi kan waktu sama Xiaomi, gak kayak gini juga. Kelewat lemah ini.

Misalkan aku charge hp dari jam set 11 sampai jam 1 siang. Kemudian langsung aku pakai main game non-stop sampai jam set 4 sore. Baterai cuma sisa kira-kira 30%. Tanda-tanda mesti dicharge lagi dong. Kadang aku berfikir, apa ada yang salah dengan cara aku mengisi daya baterai sehingga baterai cepat habis? Mungkin kapasitas baterainya aja yang kecil dan kalau ingin hemat ya gak usah main game hehehe

Kelemahan baterai ini sangat penting untuk kalian yang memiliki mobilitas tinggi. Powerbank harus selalu siap sedia dan jangan ngegame. Gunakan hp dengan normal aja, kayak untuk sosmed, chatting, browsing, pokoknya enggak gaming. Dengan pemakaian ringan to medium kayak gitu, hp masih bisa bertahan seharian.

Panas baterainya tidak sepanas 'setrikaan'. Aku sering main game ketika hp sedang dicharge. Bagian belakang hp lebih terasa hangat dari pada panas. Ketika suhu sudah 'melebihi' batas, nanti ada notifikasi di hp bahwa baterai sedang mengalami panas berlebih dan pengisian daya akan otomatis dihentikan walaupun belum 100%. Perhatian banget Nokia ini. . . hehehe

Segitu aja yang menurutku patut untuk dijadikan pertimbangan ketika hendak membeli Nokia 6 ini. Buatku, hp ini sudah cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari walapun terkadang rada kesel dengan slow respondnya. Well, hidup memang perlu banyak bersabar hehehe. Kalau sudah lemot, aku kurangi jumlah aplikasi yang jarang dipakai agar penggunaan RAM lebih hemat dan efektif and it works.

Saran dari aku sih mengenai Buy or Not:

1. kamu suka nonton dan dengerin musik? Buy
2. kamu suka selfie dengan efek cantik? No
3. kamu suka main game berat? No

Teman-teman punya pengalaman berbeda silahkan share di kolom komentar :)