Personal and Lifestyle Blog by Rahma

Pengalaman Mengikuti Ujian Kualifikasi Pascasarjana UPI

Sunday, September 30, 2018

Ujian Kualifikasi Pascasarjana UPI

Lulus ujian kualifikasi (UK) adalah salah satu syarat wajib untuk seminar proposal penelitian di pascasarjana UPI yang biasa dilaksanakan di awal semester 3. Ujian ini seperti ujian komprehensif ketika aku belajar di jenjang S1. Ada tiga area yang diujikan, yaitu teaching methodology, linguistics dan research methodology. Setiap angkatan memiliki peraturan berbeda-beda sih. Di sini, aku hanya bisa menyampaikan peraturan atau pengalamanku, angkatan 2017, dimana ujian dilaksanakan tanggal 28 September 2018.


Sebelum ujian kualifikasi, tentu aku mencari bahan kisi-kisi. Sangat mudah untuk mendapatkan soal-soal UK terdahulu karena teman-teman sekelas ku senang berbagi. Masalahnya, soal setiap angkatan tertanya berbeda-beda, terutama untuk area linguistics dan research methodology

Mulai deh panik πŸ˜… aku sendiri memiliki kepercayaan harus fokus di soal-soal teaching methodology, tapi melihat teman-teman yang sibuk belajar statistika di area research aku jadi ikutan-ikutan deh. Baik, beginilah kronologi UK.

Peraturan dan Ketentuan

Sekitar pukul 6.00 kurang, ketua prodi membuat group whatsapp untuk keperluan UK. Setelah semua mahasiswa masuk, soal-soal dan instruksi-instruksi penting lainnya dibagikan lewat grup itu sesaat sebelum ujian dimulai. Adapun ketentuan umum telah disampaikan beberapa hari sebelumnya:

  1. Mahasiswa datang mulai pukul 8.00 dan soal disebar pukul 8.20, dilaksanakan di auditorium SPS.
  2. Bentuk ujian adalah open book dan paperless, peserta diwajibkan membawa laptop dan boleh mengakases berbagai macam sumber untuk menjawab pertanyaan.
  3. Setiap area uji diberi durasi waktu 90 menit untuk dijawab
  4. Jawaban diunggah ke laman turnitin (kelas digital) untuk diperiksa plagiarism, tingkat kesamaan penulisan, hingga batas akhir waktu tertentu. Lewat waktu itu, jawaban tidak bisa disubmit dan mesti dikirim via email ke ketua prodi.
  5. Istirahat dimulai pukul 11.30 - 13.30
  6. Sesi terakhir dimulai pukul 13.30 dan berakhir pukul 15.00
Pagi-pagi aku berangkat membawa 6 buah buku dan satu buah terminal listrik. Lumayan berat. Walaupun boleh memakai media elektronik, tapi ada beberapa buku yang tidak kami miliki dalam bentuk digital. Imbasnya, teman-temanku membawa banyak buku, hingga sekoper dan tas besar untuk bepergian. 

Teaching Methodology

Pukul 8.20 tepat soal untuk area teaching methodology dibagikan. Begitu aku baca soal pertama, perutku langsung lemas, tangan gemetaran. Apa-apa yang aku baca seminggu kemarin seperti hilang begitu saja. Aku gak tahu mau buka buku yang mana, bahkan aku sepertinya tidak memahami soalnya πŸ˜“ Langsung saja copas soal satu per satu. Jika menemukan soal yang memang dianggap mampu untuk dikerjakan, langsung aku isi.

Dari 6 buah buku yang ku bawa hanya 1 buku yang terpakai selama proses pengerjaan πŸ˜…sisanya aku mengandalkan PDF dan ringkasan. Untung saja saat meringkas aku selalu mencantumkan topik, buku sumber dan membookmark HALAMAN nya.

Intinya sih, teaching methodology ini mencangkup area matkul EFL methodology dan curriculum analysis saja. Hanya ada 3 buku PDF yang terpakai karena hanya buku-buku itu saja yang aku kenali isinya, buku Harmer, Brown dan J.D Brown. Terakhir, buku Posner tentang curriculum analysis sulit mencari PDF-nya, jadi aku manual buka-buka halaman. Memakan waktu sekali. 

Setumpuk PDF yang aku unduh dan buku-buku yang kubawa nampaknya TIDAK BERGUNA jika TIDAK TAHU ISI bahasan di dalamnya. Mengapa? waktu! tidak ada waktu untuk mengacak-acak, mencari-cari topik dan membaca buku sumber. Saat UK, peserta diharapkan sudah memahami teori yang berkaitan dengan pertanyaan dan buku hanya referensi saja agar tidak salah saat citing.

Untuk teaching methodology, kami diberikan 12 soal dan 8 diantaranya wajib diisi. "waktu tinggal 10 menit lagi", OMG aku baru mengerjakan sekitar 5-6 soal. Teman di sebelahku malah baru menyelesaikan 3-4 soal. 2 menit terakhir, aku sudah tidak fokus membaca soal dan langsung submit 7 jawaban ke web sebelum portalnya tertutup.

Ketika waktu sudah berakhir, teman-teman nampaknya sangat tertekan. Temanku mengerjakan kurang dari 6 soal dan kehabisan waktu untuk menyerahkan pekerjaannya. Matanya merah dan super murung 😭 Tekanan di ruang ujian memang tinggi, jadi kami tidak bisa membaca dengan efektif. Padahal aku yakin kami semua mampu menjawab soal-soal dengan tepat. Tekanan waktu ini lah yang menjadi penghalang 😭



Linguistics

Ini adalah area yang aku sukai. Dalam pikiranku, soal kemungkinan berupa analisa kebahasan seperti syntax dan functional grammar atau pragmatics yang mendadak aku pelajari selama seminggu kemarin. Soal dibagikan pukul 10.20 dan diberikan waktu hingga 11.30 untuk dikerjakan. "WHAT?" itu adalah kata pertama yang terlintas saat membaca soal πŸ˜… semua yang aku prediksi tidak muncul.

Soalnya hanya 1, membuat esai sebanyak 1000 kata dengan topik-topik yang telah ditentukan. Otak ku langsung berkeringat. Hanya diberikan waktu sekitar sejam untuk membuat esai yang topiknya gak aku pahami. Kami memiliki buku sumber atau tidak, sepertinya administrator tidak peduli, yang penting nulis. 

Memang topik yang diberikan pernah kami pelajari di kelas, tapi tidak begitu mendalam. Apalagi untuk tugas atau pembuatan makalah, biasanya kami dibebaskan untuk memilih topik asalkan masih satu atap dengan mata kuliah. Nah, masalahnya banyak teman-teman yang tidak tertarik dengan topik yang disediakan. Otomatis, soal seperti ini hanya menguntungkan bagi mahasiswa yang memang dulunya pernah membuat tugas serupa.

Sekali lagi mereka tak perduli, yang penting kami menulis. Dalam waktu sejam rata-rata peserta hanya mampu menulis sekitar 600 kata. Itu pun, nampaknya, belum sempat membuat bibliography. Boro-boro nulis bibliografi, nulis esainya juga belum beres. Langsung submit ketika waktu sudah hampir habis.

Menurutku, tidak mengapa jika tak sampai 1000 kata asalkan tulisan kita nyambung dari satu paragraf ke paragraf lain. Intinya asalkan tulisan enak dibaca dan pemaparan teorinya benar, itu sudah bagus. Sayangnya, aku malah tidak memperdulikan kejelasan tulisan dan fokus pada banyaknya kata yang harus ditulis πŸ˜” Ketika ku baca kembali jawabanku, "OMG aku nulis apaan ini? 😭"


Research

Ujian research dimulai pukul 13.30-15.00. Perkiraan soal yang muncul adalah teori-teori penelitian dan STATISTIKA. Jadi, selama seminggu kemarin aku belajar mengolah data dan meringkas metodologi penelitian seperti perbedaan kuantitatif dan kualitatif beserta definisi istilah-istilah penelitian lainnya.

Sekali lagi, perkiraanku meleset. TIDAK ADA STATISTIKA. Sekali lagi TIDAK ADA STATISTIKA 😭 Padahal itu yang aku senangi. Soalnya cuma satu, membuat proposal penelitian dari salah satu topik yang disediakan. Mantap kan! ahh sudah lah aku submit tugas aja. Banyak peserta yang sudah memiliki proposalnya masing-masing. Agaknya soal ini sedikit menenangkan, tinggal copy paste aja kan ya.

Dari ujian itu, aku masih agak gereget karena persiapan UK aku habiskan untuk sesuatu yang tidak ada. Kenapa aku gak fokus ke teaching methodology aja?! area itu adalah satu-satunya area yang tipe soal dari tahun ke tahun tidak berubah banyak. fyuuh sudahlah ya,,, nasi sudah menjadi bubur. Mari berdoa semoga ada keajaiban untuk meluluskan kami semua.

Aku jadi ingat cerita dosenku yang juga pernah berkuliah S2 di UPI, "ujian (kualifikasi) itu pokoknya harus siap mental. Jadi bukan menguji kecerdasan saja, tapi ketahanan, endurance." ketahanan fisik dan psikologi sangat penting. Jika mental kuat, kita bisa langsung fokus untuk mengerjakan soal setelah terkaget-kaget dengan soal yang diberikan.

Nah, ketika sudah belajar dengan baik dan berusaha dengan keras tetapi bahan belajar tidak muncul di soal dan hasil tidak memuaskan, aku hanya bisa ikhlas. Aku sendiri belajar berminggu-minggu karena ikhlas. Lagi pula, lewat usaha belajar itu aku akhirnya memahami apa yang dulu terasa blur. Dengan demikian, tidak ada kesiaan di dalam mencari ilmu 😊

Ujian Kualifikasi Pascasarjana UPI


Terima kasih teman-teman, telah saling membantu dalam mempersiapkan ujian ini
Kita semua harus siap terhadap segala kemungkinan
Salam sukses :)

Post Comment
Post a Comment

Sebelum berkomentar centang dulu kotak "notify me/beri tahu saya" agar kamu mendapatkan notifikasi ketika aku membalas. Tulis alamat blog di URL/Name, bukan url artikel :D