Wadah Curahan Hati

Pelayanan Berobat ke RS Intan Husada Garut

Wednesday, March 18, 2020
rumah sakit intan husada garut

Rumah Sakit Intan Husada Garut termasuk RS swasta terbaik di Garut. Bukan RS besar dan luas, tapi sangat nyaman untuk berobat. Aku pilih RS ini karena muak aja dengan rumah sakit umum yang maaf ya pelayanannya agak berantakan, lingkungannya juga gak nyaman. Akhirnya, aku penasaran dengan RS lain. Walaupun rumornya Intan Husada ini mahal, pelayanannya keren kok.


Kebetulan kemarin aku dua kali berobat ke sana karena pegal-pegal dan sakit otot di bagian belikat dan bahu akibat menggendong tas kelebihan beban. Biasanya pegal-pegal bisa langsung sembuh setelah diurut, tapi di kasus ini pegal tidak hilang selama lebih dari 1 bulan. Karena khawatir, aku  periksa ke dokter.

Bingung mau ke dokter bagian apa jadi aku tanya dulu ke instagram Intan Husada. Mereka menjawab, permasalahan otot dan anggota gerak tubuh bisa dikonsultasikan di bagian rehabilitasi medik. Kita memerlukan dokter dengan gelar KFR, Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi. Beruntung banget dokter yang menangani aku perempuan. Baik banget, super ramah. Jadwal prakter dokter rehabilitasi medik di Intan Husada setiap hari Selasa jam 14.00 sampai 16.00.

Hari Selasa jam setengah 2an, aku sampai di RS. Begitu masuk aku dilayani satpam dulu. Diarahkan untuk pendaftaran dll. Bagus kan. Pasien baru kayak aku jadi enggak kebingungan harus kemana. Alur pendaftaran hingga selesai pemeriksaan di RS Intan Husada adalah sebagai berikut:

  1. Daftar pasien rawat jalan di lobi utama. Pasien lama tinggal serahin kartu aja, nanti dikasih nomor tagihan. Sedangkan pasien baru harus mengisi isian dulu untuk pencetakan kartu pasien. Sebentar kok.
  2. Bayar pendaftaran di kasir. Bagian kasir bersebelahan dengan meja pendaftaran. Pasien lama membayar 110ribu, sedangkan pasien baru membayar 125ribuan. Bisa pakai kartu debit. Ada pula ATM Bank Muamalat dekat lobi.
  3. Pergi ke poliklinik. Poliklinik berada di bagian belakang. Dari lobi utama ke belakang aja lurus. Sebelum pintu keluar belok kanan. Nanti bakal ada banyak perawat di sana. Serahin aja kertas dari bagian pendaftaran tadi. 
  4. Tunggu panggilan dan pemeriksaan. Lamanya antrian tergantung banyaknya pasien ya. Apalagi bagian rehabilitasi medik biasanya menghabiskan waktu agak lama untuk satu pasien karena biasanya suka ada tindakan dokter juga. Per pasien kira-kira 30 menitan. Setelah selesai nanti perawat akan memberikan kertas nomor antrian untuk mengambil obat.
  5. Pergi ke bagian farmasi. Lokasi farmasi ada di lobi utama di depan. Kita drop/taruh kertas dari perawat tadi dan tunggu aja sampai nama kita dipanggil. Bakal agak lama juga karena banyak pasien hehe
  6. Bayar obat dan tindakan dokter ke kasir. Setelah dipanggil apoteker, nanti kita dikasih kertas untuk bayar obat ke kasir. Kalau ada tindakan dokter bakal disatuin tagihannya, jadi jangan syok kalau tagihannya membengkak. Setelah bayar, berikan lagi kertas itu ke bagian farmasi dan tunggu lagi.
  7. Ambil obat dan pulang.
Bagian yang paling lama jelas di bagian mengantri pemeriksaan. Jadi, kalau bisa daftarnya agak pagian. Kalau dokter praktek jam 2, nah kita daftar jam 1 atau sengah 2an. 


Pembayaran kemarin aku full uang sendiri tanpa cover asuransi kesehatan. Pemeriksaan pertama habis hampir setengah juta. Rada puyeng juga ya. Duit segitu dipake skincare makeup biasa aja, tapi kalau dipakai berobat agak gak rela gitu ya. Apalagi penyakitku ini agak "receh". Biayanya mahal di obat yang mencapai 200ribu sekian, sisanya ada tindakan dokter sekitar 80ribuan. Trus dijumlah dengan uang pendaftaran totalnya hampir setengah jutaan kan.

Pemeriksaan kedua untuk kontrol agak lebih murah sedikit. Obatnya gak banyak dan menghabiskan 37.500 aja. Ditambah tindakan dokter 2x sebesar 160ribu. Tindakan untuk otot pegal-pegal ini butuh tapping dan dry needling. Taping cuma pakai "lakban" biar ototnya bisa relax kembali. Ternyata, untuk kasusku enggak cukup pakai itu, jadi ditambah dry needling. Ototnya ditusuk pakai jarum. Sakitnya mirip disuntik aja sih. 

Awalnya takut sama dry needling. Jarum gitu kan ya hmmmm tapi akhirnya aku menyerah. Ingin cepat sembuh aja. Pasrah sama dokter, "suntik aja dok gak apa-apa..." Males juga kalau lama-lama bolak-balik ke RS ini. Mahal hahaha

Sekarang lagi masa nunggu-nunggu sembuh. Mudah-mudahan rasa sakit yang mengganggu hilang tuntas.

Yang bisa aku sampaikan mengenai RS Intan Husada Garut:
1. Pegawainya ramah semua
2. Biaya mahal sesuai dengan pelayanannya sih
3. Lingkungan bersih dan terawat
4. Pokoknya keren

Saran: Harus punya asuransi kesehatan kalau ke sini biar gak terlalu mahal bayarnya, eh kecuali kalau emang punya dana banyak gak usah ragu.

Saran di atas khusus untuk orang yang sakit ya yang butuh pengobatan, orang sehat mah ngapain berobat ke sini. Jangan mau.

Sehat-sehatlah kita semua. . . see you.
Post Comment
Post a Comment

Sebelum berkomentar centang dulu kotak "notify me/beri tahu saya" agar kamu mendapatkan notifikasi ketika aku membalas. Tulis alamat blog di URL/Name, bukan url artikel :D

Auto Post Signature