Wadah Curahan Hati

Pengalaman Mengikut Seleksi CPNS

Wednesday, March 25, 2020
Pengalaman tes cpns

[last updated 01/11/2020]
Aku ingin berbagi pengalaman saat mengikuti tes CPNS formasi 2019. Mudah-mudahan bisa memberikan gambaran bagi teman-teman yang tertarik menjadi abdi negara. Di sini, disajikan gambaran umum mengenai pendaftaran dan proses seleksi. Semuanya akan terus aku perbarui berdasarkan informasi terbaru.

Proses Pendaftaran CPNS

Untuk zaman sekarang yang serba digital, kita tidak perlu repot memfotokopi banyak dokumen dan bolak-balik instansi. Tinggal scan dan upload. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah registrasi di website SSCN menggunakan KTP dan email. Setelah itu login dan lengkapi data diri.

Untuk mengetahui lowongan formasi yang tersedia langsung kunjungi website instansi yang ingin kita tuju. Lewat web SSCN juga bisa sih, tapi kadang berkasnya enggak up to date. Mending langsung ke instansinya.

Apakah kamu melamar ke kementrian (pusat) atau ke pemerintah daerah (pemerintah kabupaten)? Kalau kementrian silahkan akses web kementriannya, sedangkan formasi di pemkab bisa dilihat di web BKD pemkab masing-masing.

Contoh, ingin menjadi guru atau dosen bahasa inggris. Maka untuk mencari lowongannya kita buka web kemdikbud. Untuk formasi yang diatur oleh pemerintah kota/daerah, kita kunjungi web BKDnya (badan kepegawaian daerah). 

Untuk kasusku, aku melamar formasi guru bahasa Inggris di daerah Garut. Maka aku mencari lowongan ke BKD kabupaten Garut.

Intinya, kita mesti mengecek satu per satu instansi pemerintahan yang ada, mulai dari instansi pemerintah kabupaten atau kota hingga pusat.

Apa saja persyaratannya?

Ini tergantung instansi masing-masing. Lagi-lagi kita harus mencari info ke web instansi yang ingin kita lamar. Tapi, biar kita enggak bingung. Login aja dulu ke web SSCN nya. Nanti akan terlihat isian-isian yang diminta. Setidaknya persyaratan umum seperti pas foto, ijazah, transkrip dan akreditasi jurusan (saat kita lulus) harus sudah kita siapkan.

Ada juga persyaratan surat lamaran yang ditulis tangan. Mohon lihat contoh surat di BKD karena formatnya sudah tersedia. Hal-hal penting: kepada siapa surat ditujukan, maksud, data diri, materai dan tanda tangan.

SKCK tidak diminta saat pendaftaran. Itu untuk pemberkasan nanti jika kita sudah dinyatakan lulus seleksi tahap akhir.

Periksa semua data kembali sebelum menyelesaikan isian dan cetak kartu. Jika sudah menekan tombol selesai/validasi data tidak bisa dirubah.

Persyaratan khusus

Beberapa instansi memberikan persyaratan khusus bagi pelamarnya. Syarat ini bisa wajib ataupun tidak. Untuk pelamar tenaga kesehatan, misalnya, diwajibkan memliki Surat Tanda Registrasi (STR) sedangkan bagi pelamar di bidang pendidikan hanya diberikan opsi (pilihan) untuk melampirkan sertifikat pendidik (serdik)/sertifikat penunjang lainnya. 

Opsi artinya kalau tidak ada ya enggak apa-apa. Kalau ada silahkan upload karena akan sangat membantu penambahan poin di ujian tahap kedua.

Intinya, kita harus jeli memahami informasi yang tertulis di surat pengumuman. Segala hal yang diakibatkan oleh kekeliruan kita saat membaca informasi tersebut tidak ditanggung panitia. 

Contoh kasus yang bikin nyesek itu adalah ada sebagian pelamar yang lupa/tidak mengupload serdik saat pendaftaran. Mereka pikir bisa upload nanti setelah lulus ujian tahap 1 padahal sudah tertera di web untuk diupload saat pendaftaran.

Tes Seleksi

Tesnya computer-assissted. Menggunakan komputer seluruhnya. Pelaksanaannya sangat profesional dimana pemerintah daerah/kota bekerja sama dengan panitia seleksi nasional. Disiplin dan teratur sekali. Salut!

Ada ketentuan mengenai apa yang harus dibawa dan pakaian yang harus dikenakan. Semua tertera di kartu peserta ujian. Jadi, mohon sekali lagi baca segala informasi dengan cermat. Jika yang diminta membawa kartu identitas dan kartu peserta ujian, maka dua itu saja yang dibawa. 

Pengalamanku, jangankan membawa pensil, perhiasan yang umum dipakai seperti cincin dan anting saja harus dilepaskan. Sebelum masuk ada metal detector dan penggeledahan. Akan ketahuan kalau kita membawa benda lain-lain.

Alat tulis disiapkan semua oleh panitia. Jika memang kalian membawa tas dan tidak ada orang yang bisa dititipi, bisa dititipkan ke panitia. Mereka menyediakan tempat penyimpanan.

Soal-soalnya susah?

Susah itu relatif. Secara umum ada 2-3 tahap seleksi. Tahap 1 adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Tahap 2 Seleksi Kemampuan Bidang (SKB). Untuk dosen sebelum SKB ada wawancara dan micro-teaching.

Tes SKD, 90 menit, ada tiga bagian yaitu:
1. TWK tes wawasan kebangsaan. Seperti PKN. Passing gradenya paling rendah, yaitu 65 saja untuk tahun 2020.
2. TIU tes intelegensi umum. Soal tes IQ gitu, semacam psikotes. Passing grade 80 untuk tahun 2020.
3. TKP tes karakteristik pribadi. Soal yang berkaitan dengan etos kerja dan kejujuran, mirip soal questionnaire. Passing grade 126 untuk tahun 2020.

Buat aku, yang susah itu TWK. Pancasila, nilai-nilai dll. Pilihanya seperti betul semua. Jadi, nilai TWK yang paling rendah saat tes kemarin. Untungnya, masih di atas passing grade so masih dianggap lulus. Skor maksimal untuk tesnya adalah 500. Dapat nilai 400 itu sudah amazing sekali.

Harus kita pahami, bukan hanya sekedar nilai yang besar tetapi juga harus lulus passing grade untuk setiap bagian soal. Kalau nilai mencapai 320 tapi, misalkan, bagian TKP di bawah passing grade, mohon maaf artinya kita tidak lulus.

Tes SKB, 90 menit, memiliki dua tipe soal, yaitu soal materi jabatan fungsional dan jabatan pelaksana. Misal nih, kita melamar menjadi guru; nanti soal-soalnya tentang kompetensi mengajar (pedagogik) dan kompetensi di bidang bahasa inggrisnya (profesional).

Buatku, materi pedagogik itu yang paling sulit. Awalnya kata teman berupa studi kasus tapi banyak juga yang hafalan. Susah 😅. Nilai SKB kemarin juga enggak terlalu bagus, tapi ketika dibandingkan dengan sainganku lumayan aman sih.

Tips untuk SKB, di awal pelaksanaan tes orang-orang sering membagikan FR (field report) yang melaporkan bentuk-bentuk soal, kisi-kisi dll. Nah, kalian belajarnya mengikuti FR aja. Lebih efisien. Cari juga pembahasan soal skb yang sesuai fr di Youtube. Itu akurasinya tinggi. 

Untuk pedagogik, soal yang keluar di SKB kemarin seputar asesmen, prota (program tahunan) dan promes (program semester), RPP, remedial dan pengayaan. Masih banyak soal hafalan. Misal, apa saja yang termasuk komponen prota. Soal yang buatku "enggak banget".

Setelah dapat skor ngapain?

Tunggu perankingan untuk setiap formasi. Nilai kita mungkin kelihatan lebih kecil dibandingkan dengan orang lain pada saat tes, tetapi bisa jadi nilai kita adalah yang terbesar di formasi yang kita lamar. Pengumuman perangkingan bisa 1 bulan lamanya. lamaaaa banget kalau ditunggu-tunggu.

Kalau sudah ada pengumumannya, silahkan lihat apakah kita dinyatakan masuk tes tahap 2 atau tidak. Kalau lulus ya tunggu lagi pengumuman jadwal tes tahap 2.

Setelah semua tes berakhir, akan ada pengumuman akhir. Jika kamu lulus, nanti akan dibimbing untuk proses pemberkasan. Jika kamu tidak lulus, bisa mengajukan sanggahan atau coba kembali di periode selanjutnya.

Sedikit tips: selalu ikuti grup-grup CPNS melalui WA atau Telegram agar tidak ketinggalan informasi terkini.

Untuk proses pemberkasan akan aku bahas di post selanjutnya ya. Ini masih on-going.
Post Comment
Post a Comment

Sebelum berkomentar centang dulu kotak "notify me/beri tahu saya" agar kamu mendapatkan notifikasi ketika aku membalas. Tulis alamat blog di URL/Name, bukan url artikel :D

Auto Post Signature